SMK Khozinatul Ulum Todanan,
1. Konsep 5S / 5R (Tempat Kerja & Produksi)

Di dunia manufaktur dan otomotif (termasuk standar pabrik dan bengkel Daihatsu), 5S diadaptasi dari konsep asal Jepang (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) yang sering diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi 5R: Seiri (Ringkas): Memisahkan dan membuang atau memindahkan barang-barang yang tidak diperlukan di area kerja agar tidak mengganggu operasional. 
  • Seiton (Rapi): Menata dan menyimpan barang, alat, atau komponen pada tempatnya dengan label yang jelas supaya mudah ditemukan dan dikembalikan.

  • Seiso (Resik): Membersihkan mesin, lantai, dan area kerja secara rutin dari debu, kotoran, atau ceceran oli. 

  • Seiketsu (Rawat): Menjaga kondisi 3S pertama (Ringkas, Rapi, Resik) agar tetap konsisten dan menjadi standar harian. 

  • Shitsuke (Rajin): Membiasakan diri dan mendisiplinkan seluruh anggota tim untuk menjalankan prosedur 5S secara berkesinambungan tanpa harus selalu diawasi. 


2. Konsep 5S (Pelayanan & Etika Kerja)

Selain penataan fisik area kerja, 5S juga diterapkan sebagai standar pelayanan kepada pelanggan (misalnya di showroom dan bengkel resmi Daihatsu): 

  • Senyum: Menunjukkan keramahan dan sikap positif kepada setiap pelanggan yang datang. 

  • Salam: Memberikan salam atau ucapan selamat pagi/siang yang hangat dan profesional.

  • Sapa: Menyapa pelanggan dengan ramah untuk menanyakan keperluan atau keluhan kendaraan mereka. 

  • Sopan: Bersikap hormat, santun, dan menjaga tutur kata serta bahasa tubuh yang baik. 

  • Santun: Memiliki rasa empati, kesabaran, dan menghargai pelanggan maupun rekan kerja tanpa diskriminasi

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *